Jorge Tavares, Adik Mantan Panglima Pejuang Integrasi Timor-Timur Tutup Usia

  • Bagikan
Alm. Jorge Tavares (Berdiri dan Mengenakan Topi Coboy) Saat Kampanye Pileg dan Pilpres 2019 lalu

Atambua, GerbangIndo – Jorge Da Silva Tavares (72) adik kandung Mantan Panglima Pejuang Integrasi Timor-Timur (Timor Leste-red), Joao Tavares (Alm) tutup usia (meninggal dunia) akibat kanker prostat, Selasa (12/01/2021) pukul 05:15 Wita dini hari di kediamannya.

Saat ini, Alm. Jorge Tavares disemayamkan di rumah duka kediamannya di Kuneru, Kelurahan Manumutin, Kabupaten Belu, NTT.

Jose Tavares, salah satu putra Alm. Jorge Tavares membenarkan kabar duka itu ketika dikonfirmasi media ini, Selasa (12/01/2021) siang.

“Iya Bapak meninggal tadi pagi jam 05:15 Wita,” ungkap Aje begitu akrab dikenal.

Aje menuturkan, Almarhum ayahnya meninggal karena menderita sakit prostat setelah sebelumnya menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Siloam Kupang beberapa waktu lalu.

“Sakit prostat, akhir tahun kemarin (2020) sempat operasi di Siloam Kupang. Tapi Bapak masih mengeluh sakit sampai meninggal tadi pagi,” tuturnya.

Selanjutnya tambah Aje, Almarhumnya rencananya akan dimakamkan di TPU Katholik Atambua pada Rabu, (13/01/2021) sore esok.

Diketahui, Almarhum Jorge Tavares sangat mencintai Merah Putih yang terpatri dalam sosok perjuangannya dalam mempertahankan integrasi Timor-Timur. Karena rasa cintanya itulah, Jorge Tavares memilih eksodus ke Atambua pasca jajak pendapat pada 1999 sampai akhirnya meninggal dunia.

Almarhum saat masih di Timor-Timur (Timor Leste) sebelum eksodus menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bobonaro dari Fraksi Golkar.

Sebelumnya, setahun setelah Timor-Timur berintegrasi menjadi bagian dari Indonesia, Alm menjabat Camat pertama Batugade-Balibo pada tahun 1976 hingga 1984.

Selanjutnya Alm. menjabat Camat Atabae pada tahun 1984 hingga terakhir menjabat Ketua DPRD Bobonaro dan kemudian terjadi jajak pendapat dan harus eksodus ke Atambua-Belu.

Almarhum Jorge Tavares meninggalkan seorang istri dan delapan orang anak diantaranya enam orang putra dan dua orang putri.

Saat ini, ketiga orang putra bersama Almarhum di Atambua, satu putra dan satu putri di Dili-Timor Leste dan dua putra dan satu putri Alm. di Manchester-Inggris.

[A01-Gin]

  • Bagikan