Pilu, Suami Istri di Belu Meninggal karena Covid-19 Tinggalkan Anak Semata Wayang

  • Bagikan
Jenazah LL saat hendak dimakamkan petugas di TPU Masmae, Sabtu (13/02/2021)

Atambua, GerbangIndo – Pasangan suami istri di kabupaten Belu, NTT meninggal dunia hanya berselang hari dalam sepekan akibat Covid-19.

Sang suami yang diketahui berinisial ED meninggal pada Selasa (09/02/2021) setelah terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri di rumah.

Hanya berselang tiga hari, sang istri pun menyusul tiada. Sang istri berinisial LL meninggal dunia pada Jumat (12/02/2021) malam di ruang isolasi RSUD Atambua.

Kabar meninggalnya ED tiga hari sebelumnya dan LL semalam merupakan peristiwa memilukan bagi kenalan dan keluarga termasuk netizen.

Baca Juga:  Bukti tidak Jelas dan Rubah Petitum, Begini Penjelasan Kuasa Hukum Sahabat

Kenalan dan keluarga juga netizen turut bersedih dengan menyampaikan ungkapan turut berduka yang mendalam atas meninggalnya sang suami istri yang cukup dikenal di kota Atambua itu.

Lebih memilukan, pasangan suami istri yang meninggal itu ternyata meninggalkan anak semata wayang.

Anak semata wayang yang ditinggalkan pasangan suami istri itu adalah seorang gadis dan akan berusia 15 tahun pada Minggu (14/02/2021) besok.

Saat ini, sang putri semata wayang ini menduduki bangku salah satu sekolah kejuruan (SMK) Swasta di kota Atambua.

Baca Juga:  Belu Produksi Benih Jagung Komposit

“Anak perempuan, satu orang. Besok 14 Februari ulang tahunnya ke 15,” ungkap adik LL, Adriana Luan ketika dikonfirmasi media ini Sabtu (13/02/2021) siang.

Untuk diketahui, jenazah pasangan suami istri tersebut sudah dimakamkan secara protokol Covid di TPU Masmae, desa Tukuneno, kecamatan Tasifeto Barat, kabupaten Belu.

LL dimakamkan hari ini, Sabtu (13/02/2021) pagi. Selain itu, petugas juga memakamkan salah satu jenazah seorang laki-laki yang juga meninggal di RSUD Atambua karena Covid-19.

Data yang diketahui dan berhasil dihimpun media ini sejak Desember 2020 hingga Februari 2021 (hari ini), warga Belu yang meninggal akibat Covid-19 tercatat sudah 21 orang.

Baca Juga:  Terus Meningkat, Angka Covid-19 di Belu Tambah 15 Menjadi 239 Kasus

Dari 21 orang warga itu, 17 orang meninggal di RSUD Atambua dan dimakamkan di TPU Masmae, desa Tukuneno, kecamatan Tasifeto Barat.

Sedangkan 4 orang warga lainnya meninggal di Rumah Sakit di luar kabupaten Belu atau kabupaten lain di NTT bahkan di luar NTT setelah ada upaya sendiri untuk mendapat pertolongan medis namun akhirnya harus meninggal.

[A01-Gin]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan