Refocusing Anggaran dan Penanganan Covid-19, DPRD “Adili” Plh. Bupati Belu

  • Bagikan
Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Seran Jr memimpin rakor bersama Plh. Bupati Belu, Frans Manafe dan TPAD Belu/Foto: MP-Gerbang Indo

Atambua, GerbangIndo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Belu “mengadili” Plh. Bupati Belu, Frans Manafe bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Belu.

Frans Manafe yang juga Pj. Sekda Belu selaku Ketua TAPD Belu ini “diadili” DPRD Belu terkait refocusing anggaran dan penanganan Covid-19 di kabupaten Belu dalam rapat koordinasi (rakor), Jumat (05/03/2021) siang.

Pantauan media ini, rakor yang berlangsung di ruang sidang DPRD Belu itu dipimpin secara begiliran antara Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Seran Jr dan Wakil Ketua I DPRD Belu, Yohanes Jefry Nahak.

Saat diberi kesempatan, sejumlah Anggota DPRD Belu di antaranya Manek Rofinus, Januaria A. Walde Berek, Edu Mauboy, Edmundus Nuak, Thedorus Seran Tefa, Kristo Rin Duka, Thedorus Manehitu Djuang dan Manuel Do Carmo langsung berpendapat dengan nada kesal terhadap langkah Pemda Belu dalam penanganan Covid-19 selama ini.

Sejumlah Anggota DPRD Belu itu menyayangkan upaya pencegahan Pemda Belu yang dinilai lamban sejak awal wabah ini merebak, baik saat angkanya meningkat dan tren menunjukan kembali menurun saat ini.

Lebih disayangkan lagi ungkap para Anggota legislatif tersebut adalah terkait penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 yang tidak transparan.

Kesempatan itu, para Anggota DPRD Belu juga mempertanyakan nilai total anggaran dari hasil refocusing APBD tahun 2021 dan dialokasikan ke bidang apa saja untuk penanganan Covid-19.

Diharapkan, refocusing anggaran segera ditetapkan untuk mendukung kinerja pelayanan khusus penanganan Covid-19.

Selain itu juga untuk tidak berdampak pada optimalisasi realisasi APBD 2021 yang juga menjadi penting khusus belanja modal dan jasa untuk pemberdayaan dan lainnya demi keberlangsungan pembangunan di kabupaten Belu

Menanggapi itu, Plh. Bupati Belu, Frans Manafe mengapresiasi dan penghargaan atas kepedulian DPRD Belu yang hari ini begitu bersemangat memeprtanyakan dan mohon penjelasan terkait perkembangan penanganan Covid-19.

“Ini sama, tekad kita, niat kita bagaimana memperhatikan persoalan penanganan Covid-19 di kabupaten Belu,” ungkap Manafe.

Pemerintah kata Manafe harus hadir di tengah-tengah masyarakatnya dengan menyediakan anggaran karena apapun alasanya suka dan tidak suka dana harus kita siapkan dan lembaga DPRD Belu menjadi mitra kerja kita untuk berkoordinasi.

Manafe mengemukakan, penanganan Covid-19 di bidang kesehatan jelas Manafe membutuhkan dana yang tidak sedikit. Oleh karena itu, ia meminta kesediaan semua pihak untuk berlapang dada ketika kesehatan membutuhkan dana yang besar, sehingga penanganan Covid-19 di kabupaten Belu akan segera diselesaikan dengan baik pula.

Lebih lanjut terkait total angka anggaran refocusing, Manafe menuturkan, pada tanggal 17 Februari 2021 dipimpin dirinya sudah melakukan rapat TAPD untuk melakukan ferocusing sebagaiamana peraturan dan Surat Edaran (SE) Menkeu nomor 02/PK/2021, juga surat gubernur NTT.

Pada saat itu kata Manafe dirinya meminta kepada kepala BP4D dan kepala BPKAD untuk melihat kembali seluruh program dan kegiatan yang bisa direfocusing. Dengan catatan program dan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat tidak direfocusing.

Sedangkan program dan kegiatan-kegiatan yang bisa di ditunda atau dipending untuk tahun-tahun mendatang dicermati secara baik sehingga penanganan Covid dan ketiga bidang yang lain teralokasikan cukup dana.

“Karena prinsip kita jangan setiap bulan refocusing. Oleh karena itu saya minta dua dinas atau badan terkait dibantu dengan teman-teman seluruh anggota TAPD untuk mencermati program itu secara baik sehingga ini menjadi refocusing yang terakhir,” ujarnya.

Angka pasti total anggaran yang direfocusing belum dapat disampaikan karena saat ini masih berproses.

“Angka yang pasti belum dapat kami sampaikan dalam forum yang terhormat ini karena sampai dengan saat ini masih sementara berproses. Ketika angka itu sudah ada, sesuai dengan peraturan yang ada kami akan memberitahukan kepada bapak, ibu Anggota DPRD,” katanya.

Setiap penggunaan dana tegas Manafe harus transparan dan itu dilakukan pihaknya selama ini.

Refocusing yang diakukan tambah Manafe adalah untuk menjawab empat bidang besar yakni bidang kesehatan, penanganan dampak ekonomi, jaring pengaman sosial (JPS) dan bencana alam lainnya.

“Kami mohon kesempatan dan diberikan waktu untuk melakukan pencermatan secara baik terhadap refocusing yang sementara berlangsung, dan angka pasti itu akan kami sampaikan,” tutupnya.

  • Bagikan