Diduga Cemarkan Nama Baik, Anggota DPRD Belu Polisikan Akun Facebook Peter Meo Cs

  • Bagikan
Anggota DPRD Belu yang juga menjabat Ketua Komisi I, Benedictus Manek saat melaporkan akun facebook Peter Meo Cs di SPKT Polres Belu, Jumat (11/06/2021) Foto: MP-GERBANG INDO

Atambua, GerbangIndo – Anggota DPRD Belu, Benedictus Manek melaporkan pengguna akun facebook atas nama Peter Meo ke Kepolisian Resort (Polres) Belu, Jumat (11/06/2021).

Selain Akun Peter Meo, Benny Manek betigu akrab dikenal itu juga melaporkan pengguna akun facebook Mike Laslas dan akun Selis Cung.

Akun facebook Peter Meo Cs dilaporkan Benny Manek yang juga Ketua Komisi I DPRD Belu itu lantaran diduga telah mencemarkan nama baiknya melalui facebook.

Pantauan media ini, nampak Benny Manek mendatangi SPKT Polres Belu sekira pukul 10.30 Wita. Setelah menyampaikan laporan awal di SPKT, selanjutnya Benny Manek diarahkan menuju Unit Tipiter Satreskrim Polres Belu.

Kepada penyidik Tipiter Satreskrim Polres Belu, Benny Manek nampak menyerahkan sejumlah bukti yang telah dicapture dirinya terkait postingan dan komentar pengguna akun facebook Peter Meo Cs yang diduga telah mencemarkan nama baiknya melalui facebook.

Pencemaran nama baik dirinya jelas Benny Manek diketahui pada Senin (07/06/2021) melalui postingan pengguna akun Mali Loren di Group Facebook Belu News yang menanyakan siapa yang membackup proses hukum pembangunan Lopo Leuntolu yang menelan anggaran hingga Rp.600 juta yang saat ini tengah ditangani Kejari Belu.

Anggota DPRD Belu yang juga menjabat Ketua Komisi I, Benedictus Manek saat melaporkan akun facebook Peter Meo Cs di Unit Tipiter Satreskrim Polres Belu, Jumat (11/06/2021) Foto: MP-GERBANG INDO

Selanjutnya Mali Loren dalam komentarnya melampirkan foto tangkapan layar yang dirilis salah satu media online dengan judul “Jaksa Selediki Proyek Pembangunan Lopo di Desa Leuntolu-Belu” dengan foto berita saat Benny Manek selaku Ketua Komisi I DPRD Belu meninjau pembangunan Lopo yang menelan ADD ratusan juta itu.

“Be hanya mau tanya sa kasus ADD Leuntolu ni su pareksa ka ini inspektorat dong jang sampe ada yg su pasang ambel dia pung dada,” tulis akun Mali Loren.

Benny Manek menuturkan, dalam komentar akun Peter Meo, Mike Laslas dan akun Selis Cung pada postingan akun Mali Loren tersebut menyebut dirinya yang seolah mengetahui pembangunan Lopo dan proses hukum yang tengah berjalan.

“Mali Loren Tanya di DPRD yang ada di gambar itu,” komentar akun Peter Meo.

Akun Peter Meo Cs juga kata Benny Manek menyebut dirinya menodong Kades Leuntolu untuk meminta proyek pembangunan rumah layak huni sebagai bentuk imbalan karena dirinya telah membackup proyek pembangunan Lopo Leuntolu.

“Pak dewan BM di belakang jordy untk todong desa. BM beni manek dewan nasdem,” komentar akun Mike Laslas dan Selis Cung.

Unggahan dan postingan akun Peter Meo Cs di facebook tersebut tegas politisi muda asal Partai NasDem ini sangat tidak mendasar dan telah mencemarkan nama baiknya.

Justru lanjut Benny Manek, dirinya bersama sejumlah anggota Komisi I yang dipimpinnyalah yang mengungkap pembangunan Lopo Leuntolu yang dibangun dengan ADD sebesar Rp.600juta dengan meninjau langsung ke lokasi pembangunan Lopo tersebut. Dan saat ini pihak Kejaksaan sementara melakukan penyelidikan terhadap proyek pembangunan Lopo itu.

Terkait pembangunan rumah layak huni (rumah biru) ia mengaku sama sekali tidak tahu kapan dibangun jadi tidak benar disebut menodong Kades.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan