Perintah Penugasan Bupati untuk ASN, DPRD Belu Prihatin

  • Bagikan
Anggota DPRD Belu, Kristoforus Rin Duka/Foto: MP-GERBANG INDO

Atambua, GerbangIndo – Perintah penugasan untuk ASN lingkup Pemkab Belu oleh Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin belum lama ini mendapat tanggapan serius dari Anggota DPRD Belu, Kristoforus Rin Duka.

Bahkan, politisi muda asal Partai Demokrat ini mengaku sangat prihatin. Pasalnya, meski tak melanggar aturan, namun kebijakan tersebut dianggap tidak manusiawi.

“Memang ASN harus siap pindah dimanapun tempatnya dan menerimanya secara positif karena ASN sudah ada kontrak dengan Negara. Tapi dari sisi kemanusiaan saya sangat prihatin,” ungkap Kristo kepada gerbangindo.id, Sabtu (12/06/2021).

Menurut Kristo, dirinya merasa sangat prihatin lantaran perintah penugasan Bupati Belu juga ditujukan kepada ASN yang saat ini sudah memasuki usia pensiun.

“Karena yang dipindahkan ini sementara ada yang lagi persiapan masa pensiun. Contoh Sekdes Faturika, Sekdes Leuntolu Kecamatan Raimanuk. Kalau bisa ditinjau kembali dulu,” ujarnya.

Ia berharap, Bupati Belu dapat mempertimbangkan kembali kebijakan perintah penugasan itu tidak hanya dari sisi aturan atau regulasi yang ada, namun juga dari aspek lain seperti aspek kemanusiaan.

“SPT butuh kajian yang mendalam. Saya berharap pemerintah telah melakukan pertimbangan yang matang dan kajian dari berbagai aspek sebelum memutuskan kebijakan ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, perintah penugasan Bupati Belu untuk sejumlah ASN lingkup Pemkab Belu dari unit, badan atau dinas kerja yang lama ke unit, badan atau dinas kerja yang baru tertuang dalam Surat Perintah Penugasan (SPT) Nomor: BKPSDMD.828/335.1/V/2021 tertanggal 28 Mei 2021.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan