BNNK Belu Gelar Workshop Penguatan Kapasitas Media

  • Bagikan
Kepala Dinas Kominfo Belu, Johanes Andes Prihatin saat memaparkan materi/Foto: MP-GERBANG INDO

Atambua, GerbangIndo – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belu menggelar Workshop penguatan kapasitas media dan pekerja media di Kabupaten Belu, Provinsi NTT, Perbatasan RI-Timor Leste.

Workshop yang digelar untuk mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba di wilayah tersebut berlangsung di Aula Hotel Matahari Atambua, Rabu [16/06/2021].

Tampil sebagai narasumber, Kepala Dinas Kominfo Belu, Johanes Andes Prihatin; Kasat Narkoba Polres Belu, IPTU Hadi Samsul Bahri dan Kasi Pidum Kejari Belu, Saefudin, SH, MM.

Sementara peserta dalam kegiatan tersebut antara lain staf Dinas Kominfo Kabupaten Belu, Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Beu, perwakilan pekerja media elektornik, televise, radio, media cetak, media daring (online), youtuber dan hadir juga Puteri Belu 2019.

Para peserta yang hadir akan dijadikan sebagai penggiat anti narkoba di Kabupaten Belu.

Kepala BNNK Belu, Muhammad Rizal, S.Sos dalam sambutannya mengatakan arah dan kebijakan BNN yaitu perang melawan narkoba untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Setiap Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota diminta harus tanggap ancaman bahaya narkoba dengan melakukan kebijakan Kota Tanggap Ancaman Bahaya Narkoba.

“Tidak saja Kabupaten/Kota tetapi kita juga telah memprogramkan Desa Bersinar, Bersih dari Narkoba. Kebijakan ini untuk melihat daerah sisi terluar,” pungkasnya.

Karena itu, Pemerintah Daerah memiliki peran penting dan strategis dalam mengatasi masalah penyalahgunaan narkoba.

“Berbagai elemen di wilayah BNNK Belu harus merapatkan barisan dalam ragam kesiapsiagaan menghadapi ancaman bahwa di kota ini akan menjadi sarang ataupun pelintasan dari Narkoba,” tandas Rizal.

Dijelaskan bahwa terkait dengan kehadiran insan media dalam kegiatan ini dikarenakan media merupakan mitra yang tidak bisa dilepas untuk menjalankan peran dalam tanggap terhadap ancaman Narkoba.

“Kita ingin menjadikan teman-teman media penggiat anti narkoba dalam mewujudkan kota tanggap ancaman bahaya narkoba di wilayah perbatasan Negara,” pinta Muhammad Rizal.

Ia berharap kegiatan yang dilaksanakan hari ini dapat merumuskan terobosan maupun ide baru agar terjalin sinergitas demi Kabupaten  Belu yang bersih dari Narkoba.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan