Program Pengobatan Gratis AT-AHS, Pengamat: Tidak Ada Lagi Program Gratis dari Pemda

  • Bagikan
Pengamat kebijakan publik NTT, Darius Beda Daton/Foto: NET

Atambua, GerbangIndo – Pengamat kebijakan publik NTT, Darius Beda Daton menegaskan bahwa tidak ada lagi program pelayanan kesehatan gratis dari Pemerintah Daerah (Pemda).

Pasalnya, seluruh program jaminan kesehatan wajib terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.

Hal ini disampaikan Darius menanggapi rencana peluncuran kebijakan program pelayanan kesehatan gratis hanya dengan menggunakan e-KTP oleh Pemda Belu dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, dr. Agustinus Taolin dan Drs. Aloysius Haleserens bagi masyarakat Kabupaten Belu.

“Saat ini seluruh program jaminan kesehatan wajib terintegrasi ke BPJS kesehatan. Tidak ada lagi Jamkesda dan lain-lain program gratis dari Pemda,” kata Darius yang juga Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi NTT ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya, Jumat (18/06/2021).

Pemerintah Daerah (Pemda) Belu jelas Darius hanya bisa menambah anggaran subsidi kesehatan menggunakan APBD untuk warga masyarakat yang tidak mampu.

Sementara untuk masyarakat yang mampu tambah Darius, Pemda Belu tidak perlu lagi memberikan subsidi. Sehingga anggaran dapat digunakan untuk program pembangunan lain.

“Mungkin maksudnya (Bupati), Pemda akan menambah anggaran subsidi kesehatan dari APBD untuk warga tidak mampu. Orang mampu tak perlu disubsidi sehingga anggaran bisa dialihkan untuk kebutuhan lain,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemda Belu akan segera meluncurkan program pelayanan kesehatan gratis hanya dengan menggunakan e-KTP bagi masyarakat Kabupaten Belu.

Bila tak ada aral melintang, program andalan Bupati dr. Agustinus Taolin dan Wakil Bupati Drs. Aloysius Haleserens yang populer dikenal AT-AHS ini maka akan diluncurkan tepat pada 11 Agustus 2021 mendatang.

Pengobatan gratis adalah salah satu program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Belu saat ini di masa kepemimpinan selama kurang lebih tiga tahun kedepan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan