Tiga Fraksi di DPRD Belu Pertanyakan Program Berobat Gratis Gunakan KTP Tak Dimuat dalam RPJMD

  • Bagikan
Sidang Paripurna VIII DPRD Belu, Senin (02/08/2021)

Atambua, GerbangIndo – Tiga Fraksi di DPRD Belu yakni Fraksi Demokrat, Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi PAN DPRD Belu mempertanyakan dan meminta penjelasan Pemda Belu terkait Ranperda RPJMD Kabupaten Belu tahun 2021-2026 yang diajukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu untuk dibahas bersama DPRD Belu.

Alasannya, dalam dokumen Ranperda RPJMD yang diajukan itu tidak memuat salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Belu saat ini yakni pengobatan gratis bagi masyarakat Belu cukup menggunakan KTP yang telah dicanangkan pada Senin [26/07/2021] dan mulai berlaku pada Minggu [01/08/2021].

Hal ini disampaikan ketiga Fraksi tersebut dalam sidang paripurna VIII DPRD Belu dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap tiga buah ranperda yang diajukan Pemda Belu dalam sidang LKPj tahun 2020 di ruang sidang utama, Senin [02/08/2021] malam.

Anggota Fraksi Demokrat, Dewi Arimbi Ballo saat membacakan pandangan umum fraksi Partai Demokrat menyoroti Ranperda RPJMD Kabupaten Belu tahun 2021-2026.

Dimana dalam dokumen Ranperda RPJMD tersebut fraksi Demokrat mempertanyakan soal program kegiatan pengobatan gratis menggunakan KTP dan program tersebut sudah dicanangkan pada tanggal 26 juli 2021. Yang mana program tersebut merupakan program unggulan pemerintah.

Fraksi Partai Demokrat mempertanyakan sumber pendanaan dan mekanisme penganggarannya dan program kegiatan apakah sudah sesuai dengan regulasi dan ketentuan-ketentuan yang berlaku?

Sementara itu, dalam pandangan umum fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan Ketua Fraksi, Irmina Dwi Puspita Sari Bere memberikan catatan agar diperhatikan dalam pembahasan selanjutnya.

Fraksi PDI Perjuangan meminta penjelasan Pemda terkait strategi dari misi kesehatan dalam Ranperda RPJMD lantaran belum termuat strategi berobat gratis menggunakan KTP.

Fraksi PDI Perjuangan meminta strategi berobat gratis menggunakan KTP tersebut harus di masukan dalam Ranperda RPJMD sehingga sinkron dengan yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintah yaitu pencanangan program berobat gratis menggunakan KTP bagi penduduk Belu pada tanggal 26 Juli 2021 kemarin.

Senada, fraksi PAN dalam pandangan umum yang dibacakan Ketua Fraksi, Yakobus Nahak Manek meminta penjelasan terkait strategi dari misi kesehatan dalam Ranperda RPJMD, karena Fraksi melihat belum termuat strategi berobat gratis menggunakan KTP.

Terkait program berobat gratis menggunakan KTP bagi penduduk Kabupaten Belu yang telah di launching pada tanggal 26 Juli 2021 kermarin, fraksi PAN meminta strategi berobat gratis menggunakan KTP tersebut agar dimasukan dolam Ranperda RPJMD sehingga sinkron dengan yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintah.

Untuk diketahui, sidang Paripurna VIII dipimpin Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Seran Jr didampingi Wakil Ketua DPRD Belu, Cyprianus Temu dan dihadiri Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, Pj. Sekda Belu Frans Manafe, sejumlah Anggota DPRD Belu dan pimpinan OPD lingkup Pemkab Belu.

Selanjutnya, sidang dengan agenda jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Belu dijadwalkan akan berlangsung Selasa [03/08/2021] esok sore.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan